Monday, January 22, 2007

SAYA


Saya adalah mata
Yang dapat melihat warna hati

Saya adalah telinga
Yang bisa mendengar hujat dan puja

Saya adalah hidung
Yang mampu mencium busuk prasangka

Saya adalah tangan
Yang mampu menyulam tawa menjadi tangis

Saya adalah kaki
Yang bisa berjalan mengarungi hidup

Saya adalah cinta
Yang bisa memabukkan dan membahagiakan

Saya adalah hati
Karenanyalah saya hidup
Dan karena hati jugalah saya mati

14:45, Januari 22, 2007

MENCARI DIRI


Tak pernah jera menuai dosa
Luapkan seluruh warna beriring doa

Kata hanya sebatas kata
Tak pernah penuh mantapkan arti
Diri hanya tak bosan menari
Melanglang menerjang lewati pelangi

Jatuh sesekali
Bangun lagi

Jalan kembali
Terus berlari

Kemanakah hendak pergi?
Tak tahu...

Diri hanya pergi mencari diri
Mencari apa yang dimaui hati
Walau kadang hanya menangis
Meratapi diri melalui hari

Bingung!
Entah apa dicari

Karena semua hanya menunggu mati

14:20, January 22, 2007

Tuesday, December 19, 2006

RASAKU


Malu...
Bersalah...
Takut...
Tak pantas...

Salahku sendiri

08:45 – December 19, 2006

Wednesday, November 15, 2006

SATU HARI

Laraku torehkan sepi
Melolongkan sunyi tembusi gelap
Lewati waktu dan kekalkan dimensi

Cukup tak tercukupi suapi diri dengan rintih
Merindu menjadi batu persembahan bagi para dewi

Satu lagi hari terlewati
Tumpah semua sesak
Penat hati menanti

Turunlah hujan, sirami diri
Beri aku satu hari temui pemilik hati

18:54 – November 15, 2006

Wednesday, September 13, 2006

AKU MENCARI MIMPI


Ada setangkup rasa yang menjelma dalam diam,
Menilik sepi mencari makna,
Bersisipan rasa itu dan ini, ini dan itu tak tentu juga,
Lewat hanya detik berpagut dalam menit dan jam, serta hari, lalu lewat,
Tak sebersitpun singgah,
Mampir barang sejenak dua pun juga tidak,
Ruang yang ada hanya jauh dan bentang,
Jelmai titik diri menebak mimpi,
Satu dan dua, mungkin juga seribu berpilin simpul rumit,
Merangkai tali menjadi sutra,
Serupa rasa, mirip juga rindu,
Tak sama juga, dekat hanya mungkin,
Bernyanyi hati tak tentu nada,
Ada dan tiada bersampir temui duka,
Menerobos suka, tapi tidak cita.

Aku mencari mimpi. Barang satu ataupun dua bolehlah.
Tapi mohon...berikan aku nyata, sesaatpun tak apa.

23:53 – September 13, 2006

Wednesday, September 06, 2006

RINDU


Denting kalbu, mencari lagu
Memainkan nada, pertanda gundah

Sulur sulur waktu hanya meratap
Menangisi detik berlalu lewati gelap

Silih hati berganti rasa dan tanya
Mendulang sesal tak kunjung selesai

Kunang kunang duduk terpaku
Mendiami hati dalam tumpukan kaku

Sesekali rasa datang menderu
Membongkar perisai penjaga logikaku

Satu saja pinta bersauh
Hanya disampingmu yang aku mau

Berlumur rindu, menuai sendu
Kapankan bertemu? Aku juga tidak tahu...

Aku rindu kamu, ri...Sejadi jadinya bisa rindu dirasa.

12:00 – September 6, 2006